e-Procurement PT Angkasa Pura II (Persero)

PT Angkasa Pura II (Persero) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang usaha pelayanan jasa kebandarudaraan. PT Angkasa Pura II (Persero) telah mengelola 14 Bandara, antara lain yaitu Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Kualanamu (Medan), Supadio (Pontianak), Minangkabau (Padang), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Husein Sastranegara (Bandung), Sultan Iskandarmuda (Banda Aceh), Raja Haji Fisabilillah (Tanjungpinang), Sultan Thaha (Jambi), Depati Amir (Pangkal Pinang), Silangit (Tapanuli Utara), Banyuwangi (Jawa Timur).

PT Angkasa Pura II (Persero) mulai mengimplementasikan e-Procurement pada tahun 2014. Implementasi e-Procurement pertama kali menggunakan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) milik LKPP (Lembaga Kebiijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah). SPSE dikembangkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010, sedangkan PT Angkasa Pura II (Persero) memiliki Peraturan Pengadaan Barang/Jasa tersendiri sehingga dibuatlah peraturan tersendiri yang menjembatani kedua peraturan tersebut sehingga SPSE dapat diimplementasikan. Pada Desember 2015 dilakukan perubahan terhadap Peraturan Pengadaan Barang/Jasa PT Angkasa Pura II (Persero) dan pada awal 2016 PT Angkasa Pura II (Persero) menggunakan sistem e-Procurement sendiri. Saat ini dalam sistem e-Procurement PT Angkasa Pura II (Persero) sudah tersedia beberapa modul, diantaranya Vendor Management System (VMS), e-Tendering, dan e-Catalogue.